Visi : Terwujudnya Derajat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Pulau Pisang yang Optimal

Rabu, 27 November 2019

Konseling Kesehatan Remaja di Sekolah

Konseliing Kesehatan Remaja di Sekolah

Pemeriksaan Kesehatan Gigi di Sekolah


Puskemsas Pulau Pisang memalui program UKS dan PKPR melaksanakan pemeriksaan kesehatan gigi kepada Siswa/i SDN Pasar Pulau Pisang dan SDN Labuhan Pulau Pisang di wilayah kerja puskesmas.(21/10/2019)

Pemeriksaan gigi tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut para peserta didik di wilayah kerja puskesmas.

Para siswa/i diberikan penyuluhan agar mereka mendapat pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut,” Lebih lanjut, ucapnya, setelah pemeriksaan ini, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kembali. Hal tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan para siswa dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi.(ungkap Deta, selaku perawat gigi puskesmas pulau pisang).


 




Rabu, 06 November 2019

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-74

Entah Apa yang Merasukimu...

Pesona Pulau Pisang Pesisir Barat Lampung

Senam Lalang Waya memang Oke. Bersama TP PKK Kab. Pesisir Barat di Pulau...

Senam Lalang Waya memang Oke. Bersama TP PKK Kab. Pesisir Barat di Pulau...

Sosialisasi Bahaya Merokok di SMPN Pulau Pisang

Cerdik PKM Pulau Pisang Pesisir Barat

Sosialisasi PHBS di SDN Pasar Pulau Pisang

Salam Sehat PKPR Pulau Pisang

Posyandu Balita di Pekon Pasar pulau Pisang

PKPR SMP Pulau Pisang Pembuatan Ovitrap dan Lavatrap

Peran PKPR SMP Pulau Pisang dalam Pencegahan DBD di Pulpis

Masuknya Listrik di Pulau Pisang

Selasa, 15 Oktober 2019

Pemantauan Sarana Air Bersih di Wilayah Kerja Puskesmas Pulau Pisang


Pemantauan Sarana Air Bersih di Kecamatan Pulau Pisang 

Pemantauan Sarana Air Bersih di Kecamatan Pulau Pisang 

Pemantauan Sarana Air Bersih di Kecamatan Pulau Pisang 

Pemantauan Sarana Air Bersih di Kecamatan Pulau Pisang 

Kunjungan Litbangkes Kemenkes RI Ke Pulau Pisang


Kunjungan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Republik Indonesia Ke Pulau Pisang dalam agenda Monitoring dan Evaluasi 1 Tahun Tenaga Nusantara Sehat yang ditugaskan di UPT Puskesmas Pulau Pisang (9/10/2019)...





Puskesmas Pulau Pisang Melakukan Pengecekan Gol.Darah Ke Sekolah


Info Sehat - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pulau Pisang melakukan pemeriksaan golongan darah pada siswa/i kelas 5 di SDN Pasar Pulau Pisang, SDN Labuhan dan Kelas 8 di SMPN Pulau Pisang di ruang kelas, Rabu (19/9/19).

Dengan didampingi Kepala Sekolah dan para Guru, pemeriksaan dilakukan dua orang petugas Laboratorium dan di dampingi petugas UKS Puskesmas Pulau Pisang. pemeriksaan golongan darah tersebut salah satu program dari pihak Puskesmas pulau pisang tujuan diadakannya kegiatan tersebut untuk mengetahui golongan darah pada masing- masing siswa yang sudah menginjak remaja.

''Pemeriksaan golongan darah hanya bagi siswa yang belum tahu, kalau sudah pernah periksa golongan darah sebelumnya cukup melampirkan bukti pemeriksaan,'' ungkap petugas kesehatan “Suhartini”.

“Suhartini” menjelaskan cara mengetahui golongan darah A dan B, terlebih dulu kami siapkan cairan A dan B yang sudah tersedia, kemudian darah yang sudah diambil dibagi 2 dan masing-masing dicecerkan dengan cairan A dan B, apabila darah tersebut menggumpal keduanya, maka darahnya AB tapi kalau menggumpal hanya pada bagian yang diceceri A maka darahnya A.

Salah seorang siswa, yang memeriksa golongan darah tersebut mengaku gugup, banyak yang bilang saat disuntik sakit luar biasa dan takut, namun saat saya mengalami sendiri sakitnya hanya seperti gigitan nyamuk. ''Golongan darah saya ternyata O,'' ucapnya...

Kamis, 05 September 2019

Pendidikan Karakter di SMP Negeri Pulau Pisang


Info Sehat – Remaja merupakan masa dimana seseorang beranjak dari masa anak-anak ke masa dewasa. Usia remaja biasanya dari usia 10 sampai 19 tahun. Di masa remaja karakter seseorang bisa berubah-ubah tergantung dengan kondisi lingkungannya itu sendiri. Remaja mengalami gejolak emosi karena perubahan berat dan tinggi badan yang berpengaruh juga terhadap perkembangan psikisnya. Pada masa gejolak itu merupakan masa sulit sehingga remaja memerlukan pengendalian diri yang kuat ketika berada di sekolah, di rumah, di lingkungan masyarakat.
Pendidikan karakter sangat penting diberikan kepada remaja karena masa remaja adalah masa-masa dimana seorang anak mudah sekali menerima pengaruh dari luar baik itu pengaruh baik maupun pengaruh buruk.
Ada tiga pihak yang mempunyai peran penting, yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Dasar pendidikan karakter adalah di dalam keluarga. Jika seorang anak mendapatkan pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, anak tersebut akan berkarakter baik selanjutnya.
Pendidikan karakter di ssekolah merupakan segala usaha yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi karakter siswa. Karakter sebagai sebuah pola pikiran, sikap maupun tindakan yang melekat pada diri seseorang dengan sangat kuat dan sulit dihilangkan. dapat dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan moral, pendidikan budi pekerti dan pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik buruk, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati.
Pendidikan mengenai pembentukan karakter yang baik akan memberikan beberapa manfaat seperti dapat membantu orang lain, menghormati dan dihormati orang lain, mendapat predikat yang baik. Yang lebih penting nantinya akan bisa hidup tenang, akan berprestasi, membanggakan diri sendiri dan membanggakan orang yang disayangi, termasuk orang tua dan bisa juga negara.
 Ada tujuh alasan mengapa pendidikan karakter itu harus disampaikan:
1.    Cara untuk meningkatkan prestasi.
2.    Sebagian siswa tidak dapat membentuk karakter yang kuat bagi dirinya di tempat lain.
3.    Cara terbaik untuk menjamin anak-anak memiliki kepribadian yang baik dalam kehidupannya.
4.    Persiapan terbaik untuk menyongsong perilaku di tempat kerja.
5.    Mengajarkan nilai-nilai budaya merupakan bagian dari kerja peradaban.
6.    Mempersiapkan siswa untuk menghormati pihak atau orang lain dan dapat hidup dalam masyarakat yang beragam.

Karakter-karakter yang baik harusnya dapat dipelihara. Hal utama yang dapat dilakukan untuk membentuk karakter seorang siswa adalah dirumah. Dalam hal ini, orang tua (keluarga) perlu menanamkan karakter sehingga pembangunan watak, akhlak atau karakter bangsa mulai tumbuh dan dapat berkembang dalam kesehariannya.

Selanjutnya dalam membangun karakter seorang siswa di sekolah perlu memperhatikan aturan dan tata tertib yang berlaku disekolah. Pihak sekolah perlu memperhatikan pembinaan sikap dan karakter masing-masing siswa dengan cara membina dan meningkatkan intelektualisme dan profesionalisme. Selain itu, pihak sekolah juga dapat menerapkan nilai-nilai karakter pada siswa dengan membuat aturan dan tata tertib yang dapat menumbuhkan karakter-karakter baik.








Rabu, 04 September 2019

Puskesmas Pulau Pisang Sosialisasi CTPS di Sekolah Kec. Pulau Pisang





Info Sehat - Mencuci tangan dengan sabun  adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabun oleh manusia untuk menjadi bersih dan memutuskan mata rantai kuman. Mencuci tangan dengan sabun dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit. Hal ini dilakukan karena tangan seringkali menjadi media pembawa kuman penyakit, baik dengan kontak langsung ataupun kontak tidak langsung (menggunakan permukaan-permukaan lain seperti handuk, gelas).



Anak sekolah dasar merupakan kelompok usia yang rawan akan penularan penyakit. Kebiasaan anak-anak usia sekolah dasar yang kurang menjaga kebersihan dan sering kali makan jajanan di pinggir jalan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu membuat mereka sangat mudah sakit, baik sakit yang ringan maupun yang kronis. Hal ini jika terus dibiarkan tanpa adanya perbaikan maka akan menjadi kebiasaan anak. Inilah yang menjadi dasar keprihatinan Tenaga Nusantara Sehat dan Petugas Puskesmas Pulau Pisang untuk melakukan penyuluhan sekaligus gerakan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) terhadap siswa-siswi Sekolah Dasar di Kecamatan Pulau Pisang. Rabu,28 Agustus 2019.
Acara dimulai dengan pembukaan yang dilakukan oleh Pihak Sekolah dan dilanjutkan dengan kegiatan pemberian materi dan pengarahan oleh petugas puskesmas pulau pisang dengan metode “belajar sambil bermain” para petugas menggali pengalaman dan pemahaman siswa mengenai CTPS. Selanjutnya, Dalam penyuluhan dan gerakan CTPS ini, seluruh siswa terkondisi dengan baik dan fokus, dengan langkah-langkah penerapannya. Para siswa-siswi sangat aktif dan antusias selama kegiatan, terlihat dengan keaktifan mereka dalam memberikan respon aktif dalam setiap detail kegiatan. icebreaking dan yel-yel CTPS membuat mereka semakin semangat sampai mereka mampu mempraktekan CTPS sesuai dengan materi yang telah dijelaskan dengan baik dan benar.

Orientasi Materi CTPS
Peserta Sosialisasi CTPS


Pembukaan Sosialisasi CTPS


Foto Bersama